Media Jendela Dunia – Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini
Berita  

Lepas Touring Baksos, Taj Yasin : Jateng Bikers Community Bermanfaat untuk Masyarakat

calon wakil presiden 2024 terkuat

Semarang – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Sabtu (15/04/2023) melepas Jateng Bikers Community untuk melakukan kegiatan bakti sosial. Dibentuk awal Maret 2019, Jateng Bikers Community sekarang tidak hanya beranggotakan ASN pecinta motor di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Masyarakat umum pun, bisa bergabung di komunitas ini.

“Dan saat ini tadi disampaikan, bahwa Jateng Bikers ini bukan hanya ASN (di lingkungan Pemprov) Jateng saja, tapi sudah melebar. Ada dari Kota Semarang, ada masyarakat umum, dan itu membuktikan bahwa Jateng Bikers Community ini benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” tutur Wagub Taj Yasin.

Kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan kali ini, sambungnya, bukan pertama kalinya. Wagub mencontohkan, pada tahun lalu, Jateng Bikers Community membantu menangani masalah kemiskinan dan stunting. Di samping itu pernah memberi bantuan ke kampung literasi dan melakukan penanaman pohon. Pada kali ini, Jateng Bikers Community menyambangi tiga panti asuhan. Bantuan yang dibawa antara lain beras, minyak goreng, gula dan bahan pangan lain.

“Dan saat ini kita berbagi lagi kepada masyarakat yang ada di panti asuhan. Tiga panti asuhan. Satu ada di Kabupaten Grobogan dan dua di Kabupaten Demak, dan nanti ditutup berbagi buka puasa dengan kawan-kawan,” jelasnya.

Wagub mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan Jateng Bikers Community. Kegiatan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri yang tengah menabung amal baik, tetapi juga bermanfaat bagi orang lain.

“Saya menyambut baik, karena ini suatu kegiatan yang tentu bermanfaat, bukan hanya pada diri kita sendiri, akan tetapi juga kepada orang lain. Itu artinya berbagi, dan di bulan ramadhan itu ada dua (makna). Yang pertama kita dituntut untuk merasakan laparnya atau sulitnya kawan-kawan, saudara-saudara kita yang menahan lapar di siang hari, dan yang kedua ketika malam hari, kita juga diminta untuk berbagi, bagaimana mereka yang saat siang, biasanya menahan lapar, itu merasakan nikmatnya santapan hidangan yang halalan thoyiban,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *