MI Hidayatus Syubban Juara Umum Marching Band se Jateng – Berkat Ketekunan dan Kedisiplinan

  • Bagikan

SEMARANG II SemarNews.com – Keseriusan dalam berlatih akan membuahkan hasil tersendiri. Hal itulah yang dilakukan Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Hidayatus Syubban (HS), Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Keterampilan penunjang akademik menjadi hal yang diperhatikan  dewasa ini. Walhasil, MI HS menyabet juara umum marching band tingkat Jawa Tengah untuk kategori marching band Non CG yang diselenggarakan Sound Centre Indonesia (SCI) beberapa hari lalu.

Manager Official Marchingband MI HS, Syaiful Mujab saat dimintai keterangan menyatakan ketekunan berlatih harus ditunjang dengan adanya support orang tua murid.

“Kami memrogram dan mengatur pelatihan anak selama tiga bulan,” kata Mujab di sela istirahat sekolah, Selasa (12/2). “latihan diatur tiga kali dalam sepekan, karena sulitnya materi yang harus dicapai, maka kami berusaha serius dalam memanajemen supaya target tercapai,” sambungnya.

Mujab melanjutkan, di lingkungan sekolah, guru juga turut memberikan motivasi di sela sela kegiatan pengajaran. Hal ini dimaksudkan supaya siswa yang dipersiapkan untuk lomba memiliki tekad dan mental juara.

“Kami juga melibatkan para dewan guru untuk mensukseskan acara tersebut. Jadi, ada empat komponen yang saling mendukung dalam pencapaian prestasi marching band, yaitu madrasah, orang tua murid, pelatih, dan para siswa,” paparnya.

Mujab berharap, keberhasilan MI HS mampu menjadi motivasi bagi sekolah atau madrasah yang ada di lingkungan LP Ma’arif NU bisa mengembangkan dan turut bersaing di kejuaran marching band.

“Semoga prestasi kami bisa memancing sekolah atau madrasah yang ada di LP Ma’arif NU Kota Semarang untuk memajukan sekolah lewat marching band,” harapnya.

Atas pencapaian tersebut, pelatih marching band, Sholikhin, SPdI berharap MI HS bisa terus mengikuti even sejenis dan lebih berkelas.

“Harapan kami MI Hidayatus Syubban bisa mencapai prestasi yang lebih, yaitu di lomba displaynya marching band di ajang kejuaraan nasional marching band yang dilaksanakan bulan Oktober nanti di Jogja,” ungkapnya.

Sholikhin menuturkan, marching band merupakan salah satu kegiatan ekstra sekolah yang menunjang karakter dan kedisiplinan siswa.

“Nilai plus dari kegiatan marching band, anak didik bisa lebih disiplin, berani dan bertanggung jawab,” ujarnya, “jadi sangat membantu sekali dalam pendidikan berkarakter dalam madrasah,” imbuhnya.

Dia menerangkan, proses lomba yang tak mudah, “dalam satu lomba konser yang dilombakan adalah general effect n analysis music, field commander dan mayoret,” terangnya.

Dikatakan, terdapat tiga kategori dalam ajang tersebut. Yakni, Non CG, CG dan konser. Pada kesempatan itu, MI HS menjadi juara dalam kategori Non CG. (HW-)
—————

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *